Mulut besar dan hitam pekat, selalu tertawa dan melawak. Begitu alim dan pendiam tapi juara dalam merokok. Ini waktu dan semua berlalu begitu cepatnya. Keberanian dalam membolos, begitupun melihat “bokep”. Kumpul kebo yang tak berguna, seperti maen game dan bola bundar. Pendek dan cerewet bicara tanpa henti. IPK 4 untuk sebuah kata “Aku juga bingung”. Juragan salak merangkap konsultan nutrisi. Terpelosok diranjang bagai tukang tidur. Kuli bangunan pohon beringin. Hutan gundul daun jatuh ke laut lalu menyelam. Romantisme kampus biru Jakarta-Bandung. Seperti bakso bakar dan roti bakar. Ini hanya cerita anak-anak gunung. Termasuk pemuda kesepian …..
YANG MERINDUKAN SEMUA ITU ……… !!!



haha ini jrot ya yg nulis?
(
) ato pui??
)
kangen jg gw jrot ma masa2 itu
“Pendek cerewet bicara tanpa henti” sapa ya
tuts ato okta ya
pasti anggas ni yg nulis
hmmm… bakso bakar n roti bakar ya?? hahaha…
bukan aq yg nulis yos, hamzah lagi ngigau kayaknya jadi bisa nulis g jelas gitu
hey kawan2, ane kangen neh ma ente2, kesepian dijogja
hahahaha
kesepiannnn neh
I miss U too gimbal…