Reaksi Nuklir

August 22, 2009

Oleh: Yos P. Sitompul

Reaksi nuklir dapat ditulis sebagai berikut:

A + B -> C +D

Salah satu contohnya adalah:

exp1

Persamaan tersebut tidak menjelaskan reaksi berjalan seperti apa, baik itu eksotermis atau endotermis. Persamaan tersebut menjelaskan 2 konservasi yang ada: konservasi muatan(Z) dan konservasi nukleon(N+Z).

Reaksi nuklir kebanyakan berlangsung dalam 2 tahap. Pertama nukleus gabungan terbentuk, tetapi nukleus tersebut tidak stabil dan  kemudian terbagi, kebanyakan menjadi 2 komponen.

exp2

Read the rest of this entry »


Pengenalan Reaktor Nuklir

July 5, 2009

Oleh: Yos Sitompul

E = mc2 menjelaskan hubungan antara energi dengan massa dan kecepatan cahaya.  Reaktor nuklir merupakan wujud nyata dari rumus tersebut. Reaksi fisi yang terjadi dalam reaktor nuklir mengubah sejumlah massa menjadi energi. Untuk merasakan seberapa besar energi yang dihasilkan terhadap massa yang dikonsumsi, kita akan membandingkan reaktor nuklir dengan reaktor batu bara.

Reaktor batu bara menghasilkan energi dari pembakaran dengan reaksi kimia: C + O2 -> CO2, sedangkan reaktor nuklir dari reaksi nuklir: neutron + uranium-235 -> fisi. Keduanya diukur dalam satuan eV, dan di sini terlihat sekali bedanya. Pembakaran 1 atom C menghasilkan energi 4 eV, sedangkan fisi 1 atom uranium menghasilkan energi 200MeV. Kasarnya, 50 juta lebih banyak.

Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.